Waduh! 65% Pasokan Pangan RI Diperoleh dari Impor

Waduh! 65% Pasokan Pangan RI Diperoleh dari Impor

- detikFinance
Jumat, 10 Jun 2011 14:14 WIB
Waduh! 65% Pasokan Pangan RI Diperoleh dari Impor
Jakarta - Sebesar 65% pasokan pangan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat masih diperoleh dengan cara impor. Produk-produk pangan seperti beras, daging, dan garam pun sebagian besar didapat dari luar negeri.

Demikian disampaikan, Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan, Distribusi, dan Logistik Kadin, Natsir Mansyur ketika ditemui di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jumat (10/6/2011).

"Impor pangan kita punya itu sudah 65%. Apa yang kita nggak impor sekarang? Beras, garam, sapi, bahkan anak ayam pun diimpor," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu, Natsir mengatakan, ekonomi pangan Indonesia seperti tersandera karena selalu bergantung oleh negara lain untuk memenuhi kebutuhannya. Ini juga disebabkan karena pasokan pangan dari dalam negeri tidak mencukupi kebutuhan penduduknya.

"Ekonomi pangan kita ini tersandera. Suplainya (pasokan) sedikit, demand-nya (permintaan) banyak," katanya.

Tersanderanya ekonomi pangan Indonesia menurut Natsir juga didasari oleh sebagian orang yang memang mempunyai kuasa untuk mempengaruhi harga sehingga menyebabkan inflasi. Karena itu, Natsir menyampaikan sebagian besar inflasi didapat dari pangan.

"Siapa yang berkepentingan di situ sehingga mempengaruhi harga, mempengaruhi inflasi. Inflasi kan sebagian besar dari bahan pokok pangan," ujarnya.

(ade/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads