"Saya tidak bisa sebutkan angka eksaknya, tapi bisa saya katakan investasi Prancis itu tidak kurang ke depannya sekitar US$ 10 miliar tidak akan kurang," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa usai menemui menteri perdagangan dan perhubungan Prancis, di kantornya Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (1/7/2011)
Hatta menjelaskan, pertemuannya dengan delegasi pemerintah Prancis hari ini merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya. Menurutnya, Indonesia dianggap sebagai negara penting oleh Prancis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mencontohkan, di bidang geothermal, investor Prancis sangat berminat menggarap proyek energi listrik ini. Selain itu ada beberapa proyek infrastruktur lainnya yang masuk dalam program percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi.
"Mereka sudah lihat, dari situ banyak proyek infrastruktur yang bisa dimasuki. Misalnya infrastruktur energi, geothermal. Kemudian banyak lagi hal lain, kereta api," katanya.
(hen/ang)










































