Ekonomi RI Tumbuh 5,29%, Ini Motor Penggeraknya

Ekonomi RI Tumbuh 5,29%, Ini Motor Penggeraknya

Ilyas Fadilah - detikFinance
Rabu, 05 Agu 2026 11:33 WIB
Pertumbuhan ekonomi RI di kuartal II-2021 diramal tembus 7%. BI menyebut hal ini karena pemulihan di sektor pendukung turut mendorong ekonomi nasional.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal II 2026 sebesar 5,29% secara yoy. BPS mengungkap, lima lapangan usaha memberikan kontribusi yang besar pada pertumbuhan ekonomi.

"Lapangan usaha pertama yang memberikan kontribusi besar kepada PDB adalah industri pengolahan, pertanian, perdagangan, konstruksi dan pertambangan. Total kelima lapangan tersebut mencakup sekitar 63,73% dari total PDB Indonesia," kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Edy Mahmud dalam konferensi pers di Kantor BPS Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Dia menyebut, sejumlah lapangan usaha tumbuh tinggi. Sebutnya, lapangan usaha yang tumbuh tinggi yaitu pengadaan listrik dan gas tumbuh 10,81%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Peningkatan ini disebabkan peningkatan penjualan listrik semua segmen konsumen, utamanya rumah tangga, bisnis dan industri," katanya.

ADVERTISEMENT

Kemudian, penyediaan akomodasi makan minum tumbuh 10,60% didorong oleh peningkatan okupansi hotel dan peningkatan jasa boga sejalan dengan semakin luasnya jangkauan penerima MBG.

"Informasi dan komunikasi tumbuh 6,97% ditopang oleh semakin luasnya pemanfaatan jasa telekomunikasi di berbagai sektor seperti kesehatan, pendidikan dan perdagangan, dan lainnya," tambahnya.

Di sisi lain, kata dia, lapangan usaha pertambangan terkontraksi sebesar 1,64%. Hal ini disebabkan oleh pertambangan biji logam terkontraksi 9,42% akibat penurunan produksi beberapa komoditas tambang seperti bijih bauksit, timah, nikel.

"Selain itu belum pulihnya operasi tambang bawah tanah di Grasberg di provinsi Papua Tengah pasca insiden longsor pada September 2025," ungkapnya.

Simak juga Video 'Prabowo: Semua Pakar Ramal 25 Tahun Lagi Ekonomi RI Keempat di Dunia':

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads