Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo dalam rapat dengan Badan Anggaran DPR yang dilakukan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/7/2011).
"Realisasi APBN 2011 sampai Mei masih on track. Surplus mencapai Rp 56,9 triliun, dan membukukan kelebihan pembiayaan Rp 120,3 triliun. Di semester I-2011 APBN diperkirakan masih surplus Rp 36,8 triliun, dan kelebihan pembiayaan Rp 104,1 triliun," tutur Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendapatan ini terdiri dari pendapatan perpajakan yang diperkirakan mencapai Rp 386,7 triliun, pendapatan negara bukan pajak (PNBP) Rp 111,2 triliun, dan penerimaan hibah Rp 400 miliar.
Sementara itu realisasi belanja negara sampai semester I-2011 diperkirakan mencapai 461,5 triliun dari target 2011 yang sebesar Rp 1.229, triliun.
Ini terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp 263,3 triliun, belanja Kementerian/Lembaga Rp 112,5 triliun, belanja Non Kementerian/Lembaga Rp 150,9 triliun, dan subsidi 62 triliun.
"Realisasi belanja pusat di semester I diperkirakan 31,5% dari APBN 2011. Ini lebih tinggi dari kinerja tahun sebelumnya. Faktornya untuk belanja pegawai adanya remunerasi pada beberapa K/L di triwulan I. Untuk belanja modal adanya proses penyesuaian terhadap Perpres 54 Tahun 2010 tentang pengadaan barang jasa pemerintah," tukas Agus.
(dnl/dnl)











































