Susah Cari Lahan Murah, Metro Group Terhadang Masuk RI

Susah Cari Lahan Murah, Metro Group Terhadang Masuk RI

- detikFinance
Kamis, 14 Jul 2011 12:02 WIB
Susah Cari Lahan Murah, Metro Group Terhadang Masuk RI
Jakarta - Perusahaan ritel berskala internasional yakni Metro Group yang berencana akan membuka toko pertama di Indonesia pada kuartal terakhir 2012 ini masih terkendala masalah lahan. Untuk membuka satu toko saja dibutuhkan areal kira-kira sekitar 2 hektare.

Direktur Manajer Sintesa Group, Shinta Widjaja Kamdani menyebutkan, saat ini untuk membuka toko Metro di Indonesia, lahan yang luas dan murah sangat sulit didapat. Padahal pembukaan toko pertama sudah direncanakan di 2012.

"Di Indonesia selalu permasalahannya membuka tanah karena yang dibutuhkannya tidak sedikit. Jadi tentu saja tanah yang benar-benar bersih sulit sekali didapatkan dalam jumlah besar dan harga yang memadai," jelasnya ketika di temui di Jakarta Convention Center, Senayan, Kamis (14/7/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Shinta menyebutkan, target dalam 3 tahun sampai 2015, toko Metro yang akan dibangun sampai dengan 20 toko. Untuk tahun pertama sendiri, rencananya akan dibagun 6 toko yang tersebar 4 di Jakarta, 1 di Surabaya, dan 1 di Bali.

"Jadi tahun pertama akan ada 6 toko, 4 di Jakarta, 1 Surabaya, 1 di Bali," jelasnya.

Untuk membangun 1 toko, Shinta mengungkapkan, Metro membutuhkan dana investasi sebesar 15 juta Euro. Pembangunan untuk sebuah toko hanya dibutuhkan waktu sekitar 9 bulan.

Apabila di tahun pertama akan dibangun sebanyak 6 toko, shinta memperkirakan, pada tahun kedua akan lebih banyak lagi toko yang akan dibangun agar dapat mencapai 20 toko di tahun ketiga, tapi Shinta belum mau menjelaskan berapa jumlah toko yang direncanakan dibangun pada tahun kedua.

"Pertama 6, tahun kedua paling besar ya, ya kira-kira saja. Pokoknya 3 tahun 20 toko," pungkasnya.

(ade/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads