PIP Bangun Proyek Rp 2,5 Triliun di 2011

PIP Bangun Proyek Rp 2,5 Triliun di 2011

- detikFinance
Sabtu, 16 Jul 2011 16:36 WIB
PIP Bangun Proyek Rp 2,5 Triliun di 2011
Jakarta - Sepanjang 2011 ini, Pusat Investasi Pemerintah (PIP) telah melakukan investasi pada 5 proyek di seluruh Indonesia senilai Rp 2,545 triliun. Sementara pendapatan perusahaan tahun ini diprediksi naik hingga 300% jika dibandingkan 2010.

Hal ini disampaikan oleh Kepala PIP Soritaon Siregar dalam diskusi terkait Laporan Kinerja PIP tahun 2011 di Bogor, Jumat (15/7/2011) malam.

"Nilai Investasi ini belum termasuk pembelian saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) 7% sebesar US$ 246,8 miliar atau sekitar Rp 2,1 triliun," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proyek tersebut adalah Jalan dan Jembatan Molibagu-Mamalia-Taludaa, Sulawesi Utara sebesar Rp 15 miliar, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe B, Sulawesi Tenggara sebesar Rp 190 miliar, Pembebasan Lahan Jalan Tol Trans Jawa sebesar Rp 2,3 triliun, RSUD Tipe C, Surakarta sebesar Rp 40,541 miliar, dan Rehabilitasi Bendungan Gintung dan Irigasi Batang Anai, Sumatera Barat sebesar Rp 29 miliar.

Sementara di 2010, PIP memberikan investasi ke 5 proyek infrastruktur dengan total nilai Rp 1,72 triliun. Proyek tersebut adalah pengadaan lahan Tol Trans Jawa Tahap I dan II senilai Rp 1,444 triliun, Bandara Kuala Namu Sumatera Utara sebesar Rp 194,6 miliar, Terminal LPG Pressurized, Tanjung Sekong-Banten sebesar Rp 50 miliar, dan Rehabilitasi Bendungan Gintung dan Irigasi Batang Anai, Sumatera Barat sebesar Rp 29 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan PIP per 30 Juni, tercatat aset PIP sebanyak Rp 15,6 triliun, meningkat pesat dibendingkan aset di 2010 sebesar Rp 5,4 triliun.

Untuk kewajiban PIP sebesar Rp 1,1 triliun yang meningkat dari Rp 200,27 miliar. Ekuitasnya Rp 14,521 triliun yang juga meningkat dari Rp 5,386 triliun di 2010.

Pendapatan PIP di 2011 mencapai Rp 523,225 miliar meningkat hingga 300% dari pendapatan di 2010 sebesar Rp 175,451 miliar. Begitu juga dengan surplusnua yang meningkat pesat dari Rp 166,386 miliar di 2010 menjadi Rp 513,152 miliar sepanjang 2011. Beban PIP juga meningkat tapi tidak signifikan dari Rp 9 miliar menjadi Rp 10 miliar.

"Ini kita bagaikan dapat durian runtuh," pungkasnya.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads