Seperti yang dilakukan oleh PT Berau Coal misalnya dengan menempatkan alat keselamatan yang diberi nama Boogiy Whape. Alat tersebut dipasang di mobil jenis SUV untuk memberi tanda keberadaan mobil tersebut kepada mobil-mobil yang lebih besar sehingga bisa terhindar dari kecelakaan kerja.
"Namanya boogiy whape, tingginya minimal 4 meter. Harus ada bendera dan warnanya harus mencolok," kata Manajer Publik Relation PT Berau Coal, Bintoro Prabowo dalam kunjungan ke tambang Beraucoal, Kalimatan Selatan Selasa (19/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain dengan boogiy whape, mobil-mobil SUV juga dilengkapi dengan radio panggil. Radio tersebut selain untuk berkomunikasi dengan mobil SUV dan kantor pusat, radio panggil tersebut digunakan untuk menandakan keberadaan mobil SUV ke mobil-mobil yang lebih besar.
Bintoro menjelaskan, areal pertambangan yang berupa hutan belantara membuat sulitnya sinyal telepon seluler. Karena itu, lebih cocok menggunakan radio panggil, tapi radio panggil pun memiliki banyak kekurangan.
"Ketika masuk side-side tertentu, ada chanel khusus, jadi harus ganti chanel. Jenis mobil juga ada yang khusus. Unit yang besar chanelnya beda. Jadi kalau dekat sama mobil gede kita harus nyesuaian sama chanel mereka," paparnya.
(ade/qom)











































