"Di kuartal II-2011 pertumbuhan tertinggi didorong oleh sektor perdagangan, hotel, dan restoran sebesar 4,8%. Lalu konstruksi 4,2%, kemudian listrik, gas dan air bersih 4%," kata Kepala BPS Rusman Heriawan dalam konferensi pers di kantor BPS, Jalan DR. Soetomo, Jakarta, Jumat (5/7/2011).
Rusman mengatakan, secara nominal, pertumbuhan ekonomi 6,5% (yoy) ini mencapai Rp 1.811,1 triliun. Lebih tinggi dari triwulan I-2011 yang sebesar 1.738,2 triliun. Sebab originalnya pertumbuhan ekonomi di triwulan I-2011 adalah 6,47%, dan di triwulan II-2011 adalah 6,49%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Rusman, pertumbuhan per kapita Indonesia di 2011 bisa mencapai US$ 3.500-3.600 apabila nilai tukar rupiah adalah Rp 8.600/US$.
Sepanjang triwulan II-2011 pertumbuhan ekonomi masih ditopang sektor konsumsi yang tumbuh 4,6%, lalu belanja pemerintah 4,5%, investasi 9,2%, ekspor 17,4% , dan impor 16%.
(dnl/qom)










































