Menteri Keuangan G7 Gelar Pertemuan Soal Peringkat Utang AS

Menteri Keuangan G7 Gelar Pertemuan Soal Peringkat Utang AS

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Sabtu, 06 Agu 2011 15:10 WIB
Menteri Keuangan G7 Gelar Pertemuan Soal Peringkat Utang AS
Jakarta - Amerika Serikat (AS) baru saja kehilangan peringkat utang AAA, merupakan peringkat utang paling top oleh lembaga pemeringkat Standard & Poor's, hanya beberapa jam setelah investor dikagetkan oleh krisis utang Eropa atas Italia yang berencana mempercepat penghematan.

Seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (6/8/2011), para menteri keuangan di tujuh negara industrialis (G7) pun merespons hal ini dengan berniat untuk menggelar pertemuan dalam waktu dekat. Menurut Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi pertemuan dilakukan mencari penyelesaian terhadap masalah ini.

Kekhawatiran krisis utang Eropa sudah menyebar, dan AS bahkan sudah diambang resesi sehingga membuat pasar keuangan dunia terguncang. Data tenaga kerja AS yang melampaui perkiraan di bulan Juli berhasil menahan Wall Street di zona hijau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemangkasan peringkat AS satu tingkat menjadi AA+ oleh S&P akibat defisit finansial serta beban utang yang meningkat sangat tidak terduga oleh para pelaku pasar. Langkah ini justru memicu tingginya beban utang pemerintah AS, perusahaan dan masyarakat.

Selain memangkas peringkat, S&P juga memberikan outlook negatif yang menandakan adanya peluang pemangkasan kembali atas rating AS dalam 12 sampai 18 bulan ke depan.

Seperti diketahui, Lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's (S&P) menurunkan peringkat utang luar negeri AS menjadi AA+ dari sebelumnya AAA. S&P juga menegaskan A-1+ untuk rating jangka pendeknya.

Peringkat AS tersebut diturunkan karena situasi politik yang tak menentu, beban AS terhadap utang-utangnya yang meningkat serta outlook yang negatif.

S&P memberi prospek pada peringkat utang jangka panjang AS negatif. S&P juga bisa menurunkan peringkat jangka panjang untuk AA tadi dalam dua tahun ke depan jika ada pengeluaran yang lebih tinggi daripada yang disepakati sebelumnya.

(ang/nrs)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads