Duh! RI Impor Daging Ayam dari Malaysia

Duh! RI Impor Daging Ayam dari Malaysia

- detikFinance
Senin, 08 Agu 2011 11:10 WIB
Duh! RI Impor Daging Ayam dari Malaysia
Jakarta - Importasi daging ayam masih terjadi walaupun dalam jumlah kecil. Namun peternak ayam lokal keberatan adanya importasi daging ayam apalagi saat ini Indonesia sudah sangat swasembada daging ayam dan telur.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode Januari-Juni 2011 tercatat importasi daging ayam dari Malaysia. Jumlahnya memang hanya 8,9 ton dengan nilai impor US$ 29.236.

"Menurut kami seharusnya tidak boleh, sebab implikasinya kalau terjadi over supply maka akan berimbas pada tenaga kerja, kita sekarang sudah swasembada," kata Ketua Umum Pusat Informasi Pasar (Pinsar) Unggas Indonesia Hartono kepada detikFinance, Senin (8/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hartono mengakui belum tahu pasti soal kebenaran data importasi daging ayam tersebut dari BPS. Ia berencana akan mengkonfirmasi soal kebenaran impor daging ayam tersebut, karena ada kemungkinan itu dalam bentuk produk turunan seperti abon dan lain-lain.

"Selama ini kan proses izin impor ayam itu berliku, tak mudah untuk impor. Kita belum tahu peruntukannya. Menurut kami seharusnya tidak boleh," tegas Hartono

Data Pusat Informasi Pasar (Pinsar) Unggas Indonesia tahun lalu permintaan ayam mencapai 1,38 miliar ekor, tahun ini diproyeksikan akan mencapai 1,5 miliar ekor.
Sementara itu, untuk permintaan telur ditaksir akan naik dari 1,2 juta ton telur di 2010 menjadi 1,3 juta ton telur pada tahun ini.
(hen/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads