Demikian disampaikan oleh Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung saat ditemui di kantor Presiden, Jakarta, Senin (8/8/2011).
"Tentu kita pelaku ekonomi di Indonesia harus tetap alert, ada kekhawatiran yang harus diantisipasi supaya jangan sampai nanti bisa berakibat," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi rasanya so far tak ada yang perlu terlalu dikhawatirkan. Tetapi kehati-hatian wajib dilakukan. Saat ini pengaruhnya ke Indonesia belum terlalu terasa. Kita evaluasi hari ini," katanya.
Di tempat yang sama, Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan masyarakat tidak perlu panik akan ancaman krisis dari Eropa dan AS. Sebab situasi perekonomian nasional membaik.
"Dan satu hal yang menjadi prinsip. Uang itu fly to quality. Emerging country jauh lebih baik kualitasnya daripada Eropa, Amerika, bahkan China. Prinsip itu tidak membuat kita khawatir berlebhan," kata Hatta.
Namun pemerintah mengaku bakal waspada dan mencermati pergerakan ekononomi khususnya di bursa saham. "Ini banyak dilakukan investor asing di bursa saham. Pemain level kita tidak perlu ikut-ikutan," tukas Hatta.
(dnl/hen)











































