Hal ini disampaikan oleh Sandiaga ketika ditemui dalam acara buka puasa bersama di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (8/8/2011).
"Mandala Insya Allah selesai proses due diligence minggu depan. Jadi minggu depan akan kita umumkan ya," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mandala Airlines berhenti akibat kekurangan dana operasional dan menumpuknya utang hingga mencapai Rp 2,4 triliun. Jumlah utang Mandala Airlines mencapai Rp 2,45 triliun kepada kreditur konkuren yang jumlahnya ratusan, dan utang ke kreditur separatis yaitu Bank Victoria Rp 54,14 miliar.
Berhentinya operasional Mandala sempat mengejutkan karena sebelumnya maskapai ini sempat mencuatkan berbagai rencana ambisius.
Berbulan-bulan Mandala harus melakukan negosiasi restrukturisasi utang dengan para krediturnya, termasuk pada pemegang tiket yang meminta refund. Pada Maret lalu, restrukturisasi utang sudah tercapai dan Mandala siap menggaet investor baru.
Sandiaga juga sebelumnya berharap Mandala bisa terbang kembali pada tahun ini.
(dnl/hen)










































