ASEAN perlu mengukuhkan diri sebagai sebuah komunitas, dengan menyatukan seluruh potensi kekuatan ekonomi masing-masing negara anggotanya.
Demikian disampaikan Wapres Boediono saat membuka Pertemuan ke-43 Menteri Ekonomi ASEAN. Acara di gelar di Novotel International Convention Center, Manado, Rabu (10/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cepatnya pemulihan ekonomi pasca krisis keuangan global 2008, membuktikan ASEAN kini dalam posisi lebih baik dibanding Eropa dan AS. Maka ASEAN punya potensi besar menjadi salah satu kekuatan ekonomi baru dunia.
"Namun tidak ada waktu berpuas diri. Kita harus waspada dan siap dengan tanggapan kebijakan nasional serta respons kebijakan regional dan kerjasama," kata Boediono.
Banyak yang perlu segera dilakukan masing-masing negara anggota mewujudkan ASEAN sebagai komunitas dengan pasar tunggal. Seperti menghilangkan hambatan non tarif, mendorong pertumbuhan UMKM dan laju lalu lintas perdagangan barang.
Selain itu tidak kalah penting adalah turut menjaga ketersedian suplai energi dan pangan secara mandiri. Di masa mendatang, dua sektor itu yang kemungkinan akan menjadi isu besar dalam masalah stabilitas keamanan.
"Kita perlu mengembangkan mekanisme yang memungkinkan ketahanan lebih besar menghadapi krisis ekonomi dan keuangan, kekurangan dalam makanan dan energi, dan lainnya guncangan domestik dan internasional yang tak terduga," tegas Wapres.
(lh/hen)











































