Kepercayaan konsumen menurun untuk kedua kalinya di Agustus. Indeks kepercayaan konsumen (IKK) turun 1,6% menjadi 88,2 yang merupakan level terendah dalam 5 bulan terakhir.
Menurut Kepala Riset Danareksa Purbaya Yudhi Sadewa, naiknya harga bahan pangan, ditambah dengan menurunnya penilaian konsumen terhadap keadaan ekonomi dan ketersediaan lapangan kerja, telah membuat indeks kepercayaan konsumen melemah di Agustus.
Sebanyak 65,3% konsumen yang disurvei pada bulan Agustus masih merasa khawatir terhadap kenaikan harga pangan, atau naik dari 60,9% pada bulan sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Survei pada bulan Agustus juga menunjukkan, konsumen secara keseluruhan merasa yakin tekanan inflasi akan menurun dalam enam bulan mendatang. Indeks yang mengukur sentimen konsumen terhadap inflasi turun sebesar 1,8% menjadi 189,8.
"Ekspektasi penurunan harga ini tidaklah mengherankan karena harga bahan pangan biasanya cenderung kembali normal setelah periode bulan puasa dan Idul Fitri berakhir," tambahnya.
Kedua komponen utama yang membentuk IKK menurun pada bulan Agustus. Komponen yang menunjukkan keadaan saat ini, Indeks Situasi Sekarang (ISS), turun sebesar 2,0% menjadi 71,5 karena penilaian konsumen terhadap keadaan ekonomi lokal dan ketersediaan lapangan kerja saat ini menurun.
Sementara itu, komponen IKK lainnya yang menunjukkan keadaan masa depan, Indeks Ekspektasi (IE), turun sebesar 1,4% menjadi 100,7. Penurunan IE ini menunjukkan berkurangnya optimisme masyarakat terhadap prospek ekonomi secara keseluruhan dalam enam bulan mendatang.
Rencana konsumen untuk membeli barang-barang tahan lama menurun pada bulan Agustus. Berdasarkan hasil survei terakhir, sekitar 28,3% konsumen yang disurvei berencana untuk membeli barang-barang tahan lama dalam 6 bulan mendatang, atau turun dari 32,3% pada bulan Juli.
"Penurunan ini tidaklah mengherankan mengingat banyak konsumen yang membelanjakan uangnya pada barang-barang tidak tahan lama (seperti makanan dan pakaian) selama bulan puasa," ujarnya.
Selain itu, kata Purbaya, konsumen juga banyak menghabiskan uang untuk biaya transportasi pulang ke kampung halaman selama libur lebaran.
Sementara itu, kepercayaan konsumen terhadap kemampuan pemerintah untuk melaksanakan tugas-tugasnya sedikit naik pada bulan Agustus. Indeks Kepercayaan Konsumen terhadap Pemerintah (IKKP) naik sebesar 0,07% menjadi 89,3 dari 89,2 pada bulan Juli.
Pada survei terakhir, tiga komponen yang membentuk IKKP meningkat, sedangkan dua komponen lainnya menurun. Komponen yang mengalami peningkatan terbesar adalah komponen yang menunjukkan kemampuan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga (indeksnya naik sebesar 2,43% menjadi 72,6 pada bulan Agustus).
(ang/hen)











































