Hal itu terealisir setelah terjadinya penyerahan Letter of Introduction dari Dubes RI Madrid, Adiyatwidi Adiwoso kepada Sekjen UNWTO Thaleb Rifai di kantor UNWTO, Madrid (7/9/2011).
Dalam penyerahan tersebut Sekjen UNWTO didampingi oleh Direktur Eksekutif UNWTO Zoltan Somogyi dan Deputi Direktur Kawasan, Program Kawasan Asia Pasifik UNWTOHarry Hwang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian dengan perangkapan perwakilan UNWTO ini oleh Dubes RI dipandang sangat perlu untuk semakin meningkatkan posisi strategis Indonesia dalam badan pariwisata dunia di bawah PBB ini.
Dalam kesempatan tersebut Dubes menyampaikan bahwa dengan diwakilinya keanggotaan Indonesia oleh KBRI Madrid, diharapkan agar peran Indonesia dalam UNWTO dapat semakin aktif mengingat kendala jarak dapat diminimalisir.
Sekjen UNWTO menyambut perkembangan ini dengan menyampaikan bahwa Indonesia mempunyai peran penting bagi UNWTO, dipandang dari potensi pariwisata Indonesia yang sudah sangat dikenal dunia.
Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono sendiri merupakan kepala negara Asia pertama yang menjadi anggota UNWTO dan World Travel and Tourism Council (WTTC) Global Leaders for Tourism Campaign.
Sebelumnya Sekjen UNWTO telah mengirim surat terbuka kepada Presiden RI pada 22/6/2011, yang mengekspresikan apresiasinya dan menyatakan bahwa hal ini menunjukkan perhatian besar pemerintah Indonesia terhadap sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pemasukan negara.
Pemasukan devisa Indonesia dari sektor pariwisata adalah sebesar 7 milyar US dolar di tahun 2010, dengan kedatangan 7 juta turis mancanegara.
Dalam keanggotaannya di UNWTO Indonesia selama ini dipandang cukup aktif dalam memberikan kontribusi dalam sidang-sidang UNWTO.
Dengan semakin dekatnya perwakilan Indonesia dengan kantor pusat UNWTO diharapkan membawa dampak positif pada pengembangan industri pariwisata Indonesia, yang pada akhirnya akan membuat Indonesia semakin dilirik oleh pasar turis Eropa.
(es/es)










































