Pengusaha Chairul Tanjung berniat menambah kepemilikan saham Trans Ritel di PT Carrefour Indonesia hingga 100%. Saat ini kepemilikan sahamnya baru 40%.
"Kita kan maunya sebesar mungkin, kalau bisa sampai 100% (kepemilkan di Carrefour)," ujar pria yang biasa dipanggil CT itu di acara Diklatnas II Hipmi-Lemhanas di Gedung Lemhanas, Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (21/9/2011).
Ia menambahkan, pembicaraan dengan pihak Carrefour SA asal Perancis selaku pemegang saham besar lainnya sudah dilakukan. Jika pihak Perancis akhirnya bersedia, maka kesepakatan pembelian saham langsung dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah nanti menguasai seluruh saham di perusahaan ritel itu, CT berniat menjajakan saham Carrefour di lantai bursa melalui penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO).
"Pokoknya, anytime mereka jual kita akan beli semua. Baru kita pikirkan untuk IPO," jelasnya.
Pendiri CT Corporation itu membeli 40% saham Carrefour pada Jumat 16 April 2010 silam senilai US$ 300 juta atau lebih dari Rp 3 triliun. Chairul membeli Carrefour dari dana pinjaman sejumlah sindikasi bank.
Setelah transaksi tersebut, komposisi pemegang saham Carrefour Indonesia adalah Trans Ritel (40%), Carrefour SA 39%, Carrefour Netherland BV 9,5%, dan Onesia BV 11,5%.
Chairul Tanjung sendiri kini bisnisnya sudah menggurita, mulai dari bank, televisi dan hiburan, hingga waralaba. Majalah Forbes awal tahun lalu menempatkan Chairul Tanjung sebagai salah satu dari 1.000 orang terkaya di dunia dengan nilai kekayaan sekitar US$ 1 miliar atau Rp 9 triliun. (ang/dnl)










































