Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 30 Okt 2011 13:00 WIB

Thailand Banjir, RI Kaji Impor Beras India

- detikFinance
Jakarta - Thailand dilanda banjir berkepanjangan, Pemerintah Indonesia tengah mencari alternatif guna memenuhi stok beras negara. Salah satu alternatif yang tengah dikaji adalah melakukan impor beras dengan India.

Demikian diungkapkan oleh Menteri Perdagangan Gita Wirjawan usai mengikuti acara Parade Bendera Asean di pelataran Monas, Jakarta, Minggu (30/10/2011).

"Salah satu alternatif (India), saya rasa ada beberapa yang sedang dipertimbangkan. Itu apabila tidak terjadi (impor beras dengan Thailand)," ungkapnya.

Gita mengaku prihatin dengan bencana yang melanda negeri Gajah Putih tersebut. Namun, pihak Indonesia perlu memikirkan pasokan pangan negara sehingga masyarakat tidak mengalami kekurangan beras.

"Kita harus simpatik lah dan cukup mengkhawatirkan dan ini kawan-kawan di Thailand lagi kena situasi yang kurang baik, banjir, dan mengkhawatirkan mereka juga tapi kita harus peka terhadap ketahanan pangan kita sendiri supaya kita bisa jaga pasok pangan termasuk beras. Untuk itu kita harus mencari alternatif, apabila tidak bisa disikapi pemerintah Thailand untuk mengirim beras ke Indonesia," tandasnya.

Banjir di Thailand telah terjadi selama 3 bulan. Menurut Bank Sentral Thailand, banjir tersebut telah mengganggu aktivitas ekonomi dan melumpuhkan permintaan domestik, sementara kondisi perekonomian global diprediksi akan memperlemah ekspor.

Banjir yang melanda Thailand telah menewaskan lebih dari 370 orang sejak terjadi pada pertengahan Juli lalu. Banjir yang diakibatkan musim hujan yang luar biasa intens itu telah berdampak pada sekitar 2,2 juta jiwa penduduk Thailand. Ini merupakan banjir terbesar di Negeri Gajah Putih itu dalam kurun waktu setengah abad.

Departemen Meteorologi telah mengingatkan penduduk yang tinggal di sepanjang Chao Phraya bisa terkena banjir. Saat ini sebagian besar jalan-jalan di jantung kota Bangkok masih bebas dari banjir. Namun lain halnya dengan daerah-daerah di pinggiran Bangkok yang kini telah terendam banjir.

Hari ini, ribuan warga memilih meninggalkan Bangkok untuk mengantisipasi terjadinya luapan sungai Chao Phraya. Hal itu menyebabkan jalanan di Bangkok macet parah.

(nia/dru)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com