Secondary Offering BNI Sukses, Target Privatisasi 2004 Aman

Secondary Offering BNI Sukses, Target Privatisasi 2004 Aman

- detikFinance
Rabu, 14 Jul 2004 10:22 WIB
Jakarta - Pemerintah dipastikan bisa memenuhi target privatisasi dalam APBN 2004 sebesar Rp 5 triliun jika 30 persen saham BNI bisa dilepas melalui penawaran kedua atau secondary offering pada semester II 2004 ini. Pemerintah saat ini tinggal menunggu persetujuan DPR dan menyiapkan peraturan pemerintah (PP).Demikian disampaikan Deputi Menteri Negara BUMN bidang Restrukturisasi dan Privatisasi, Mahmuddin Yasin, sebelum rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (14/7/2004).Menurut Mahmuddin, saat ini penunjukan penasihat keuangan sudah dilakukan dan pemerintah akan terus memantapkan persiapan. Namun mengenai harga, Mahmuddin mengaku belum bisa menyampaikan karena masih harus dilakukan book building.Lebih lanjut, Mahmuddin menjelaskan, realisasi penerimaan privatisasi BUMN hingga saat ini telah mencapai Rp 3,4 triliun yang berasal dari penjualan sisa saham Bank Mandiri sebesar 10 persen, penjualan saham PT Pembangunan Perumahan (PP), penjualan saham PT Adhi Karya, green shoe PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan penjualan saham PT Tambang Batubara Bukit Asam.Sementara untuk semester II, Mahmuddin menjelaskan, pemerintah menargetkan bisa melakukan penjualan saham BNI, Merpati Nusantara, PT Timah, PT Aneka Tambang dan sejumlah BUMN kecil. "Tapi kita masih menunggu persetujuan DPR dan melihat situasi pasar," katanya. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads