Rel Ganda Jakarta-Surabaya Masih Terganjal Pembebasan Lahan

Rel Ganda Jakarta-Surabaya Masih Terganjal Pembebasan Lahan

- detikFinance
Kamis, 03 Nov 2011 17:36 WIB
Rel Ganda Jakarta-Surabaya Masih Terganjal Pembebasan Lahan
Jakarta - Lagi-lagi masalah klasik soal pembebasan lahan mengganjal proyek pembangunan rel ganda (double track) kereta Jakarta-Surabaya. Walaupun masalah lahan yang masih bermasalah itu hanya sedikit dan akan selesai sesuai target Juli 2012.

"Ada beberapa tempat misalnya di Surabaya, Cirebon, dan Pekalongan. Tapi cilik-cilik (kecil-kecil) gitu. Mudah-mudahan bisa diselesaikan bersama-sama PT KAI (Kereta Api Indonesia)," kata Mangindaan usai rapat tentang perkerataapian di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (3/11/2011).

Kemenhub juga akan mengupayakan pembebasan lahan yang masih bermasalah itu bersama Pemda yang dilewati jalur kereta itu. Kementerian BUMN juga bersedia untuk membantu pembebasan lahan itu, terutama dalam hal pemindahan pipa air sepanjang 15 Km milik PT Petrokimia Gresik, Jawa Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenarnya sambil diperbaiki bisa jalan untuk pemasangan konstruksi rel itu. Hanya kan ada spot-spot yang terlalu dekat, 6 meter ke kiri, 6 meter ke kanan. Tapi sebenarnya pada dasarnya bisa dibangun. Menteri BUMN katakan akan diselesaikan," ucapnya.

Sementara itu, Juru Bicara Wapres, Yopie Hidayat, menambahkan, rapat memutuskan menunjuk PT KAI untuk membebaskan lahan di Cirebon dan Surabaya. PT KAI diminta pula untuk berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk membebaskan tanah itu. Wapres meminta agar kendala lahan diselesaikan secepatnya.

Boediono, lanjut Yopie, menaruh perhatian penuh pada penyelesaian proyek jalur ganda Jakarta-Surabaya karena ini adalah salah satu prioritas nasional yang strategis. Jika sudah selesai, manfaat jalur ganda rel kereta api pada ekonomi kita sungguh besar dan dampaknya sangat luas pada daerah yang dilewati.

"Ongkos transportasi turun, beban pada jalan raya juga akan menurun secara signifikan. Banyak kegiatan ekonomi yang akan timbul jika proyek ini selesai," tandasnya.

Dari data yang ada, hingga Desember 2011, pembangunan jalur ganda yang sudah selesai adalah Jakarta-Cirebon (219 Km) dan Brebes-Pekalongan (72 Km), sehingga seluruhnya mencapai 291 Km.

Sedangkan sisa jalur ganda yang masih harus dibangun adalah Cirebon-Brebes (62 Km), Pekalongan-Semarang (90 Km) Semarang-Bojonegoro-Surabaya (280 Km). Pembangunan sisa jalur ganda sepanjang 432 Km ini harus selesai seluruhnya pada 2013.

(irw/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads