Hal ini disampaikan oleh Dahlan saat ditemui di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (3/11/2011).
"Akuisisi ini akan selesai dalam 3 bulan," ujar Dahlan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan mantan Dirut PLN ini, dia telah menawarkan BUMN 'dhuafa' kepada BUMN sehat untuk diakuisisi.
"Kita sampaikan, ini ada BUMN yang harus diselamatkan. Daripada anda membuat anak perusahaan mending mengambil ini saja," kata Dahlan.
Dahlan mengatakan, proses akuisisi ini akan diserahkan ke dalam aksi korporasi. Jadi semuanya mengikuti mekanisme aksi korporasi yang telah diatur.
Berikut rencana dari restrukturisasi BUMN 'dhuafa' tersebut:
- Perum PFN akan diambil alih oleh Adhi Karya
- PT Pradnya Paramita diambil alih oleh Telkom (setelah dimerger dengan Balai Pustaka)
- PT EMI diambil alih oleh PT Surveyor Indonesia
- PT Survey Udara penas diambil alih oleh PT Angkasa Pura I
- PT Balai Pustaka diambil alih Telkom (setelah dimerger dengan Pradnya Paramita melalui RUPSLB)
- PT Industri Sandang diambil alih PT PP Tbk (PTPP)
- PT Sarana Karya diambil alih WIKA, setelah menyelesaikan urusannya dengan PT Timah Tbk (TINS) Restrukturisasi PT KKA, PT Iglas dan PT IKI masih belum diputuskan.











































