Akhirnya! RI Telah Bebas dari Singkong Impor

Akhirnya! RI Telah Bebas dari Singkong Impor

- detikFinance
Kamis, 17 Nov 2011 15:02 WIB
Akhirnya! RI Telah Bebas dari Singkong Impor
Jakarta - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sejak Juli-September tidak ada lagi impor singkong dari negara manapun yang masuk ke pasar Indonesia. Impor singkong tersebut terjadi hanya sampai bulan Juni 2011.

Soal data impor singkong sempat menuai kontroversi. Data BPS bulan Juni, terlihat ada impor singkong sebesar 2,7 ton dengan nilai US$ 20,6 ribu dari Italia. Sementara sebelumnya terdapat impor singkong sebanyak 2,9 ton dengan nilai US$ 1,3 ribu dari China.

Dengan demikian, pada data BPS bulan September yang dikutip detikFinance, tidak ada perubahan terhadap jumlah tersebut sehingga total impor singkong masih mencapai 5,6 ton dengan nilai US$ 21,9 ribu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Data BPS beberapa bulan lalu Januari-Juni 2011, Indonesia tercatat mengimpor ubi kayu dengan total 4,73 ton dengan nilai US$ 21,9 ribu dari Januari hingga Juni 2011.

Negara Italia merupakan negara sumber impor ubi kayu dengan nilai terbesar yaitu US$ 20,64 ribu dengan berat 1,78 ton. Sedangkan China merupakan negara penyuplai ubi kayu terbesar di dunia hanya berkontribusi yaitu 2,96 ton dengan nilai US$ 1,273 ribu.

Praktisi pertanian Benny Kusbini sebelumnya mengatakan bahwa impor singkong ubi kayu merupakan hal aneh. Yang paling memungkinkan Indonesia mengimpor tepung tapioka dari singkong yang selama ini memang sering dilakukan.

"Yang jelas tepung tapioka kita impor, tapi rasanya kalau kita impor gaplek (singkong kering) itu kelewatan, tapi itu bisa saja terjadi karena lahan kita tidak luas," kata Benny.

(nia/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads