Pengusaha Desak SBY Terbitkan Aturan Jembatan Selat Sunda

Pengusaha Desak SBY Terbitkan Aturan Jembatan Selat Sunda

- detikFinance
Rabu, 23 Nov 2011 13:24 WIB
Pengusaha Desak SBY Terbitkan Aturan Jembatan Selat Sunda
Jakarta - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) meminta pemerintah mempercepat penerbitan peraturan presiden (Perpres) Pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera. Pemerintah memang berjanji akan menerbitkan Perpres tersebut pada Desember 2011.

Pecepatan terbitnya regulasi itu diharapkan dapat mempercepat pembangunan JSS untuk menekan biaya logistik secara signifikan. Selain itu pembangunan ini dapat mendorong percepatan implementasi Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

"Ada baiknya tahun ini Perpres JSS sudah terbit. Bila proyek ini cepat tuntas, biaya logistik juga terlalu tinggi karena infrastruktur belum siap. Kalau melihat pembangunan di Jakarta yang luar biasa, mestinya bisa berimbang dengan adanya pembangunan di daerah," kata Ketua Umum HIPMI Raja Sapta Oktohari dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/11/2011)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disparitas ongkos angkut barang melalui moda transportasi darat dan laut antara Jawa dengan Sumatera sangat tinggi mencapai 1.000% akibat mahalnya biaya operasional kendaraan darat. "Lewat darat sekarang ini tidak efisien sama sekali. Selain mahal, risiko tertahan lama di pelabuhan Merak-Bakahuni bisa berminggu-minggu," katanya.

Menurutnya paling lambat Perpres JSS terbit Semester I-2012. Sebab bila lewat dari itu, pelaku usaha khawatir proyek ini akan terbengkalai dan tidak akan selesai. Selain itu, HIPMI juga menunggu blue print konektivitas maritim Indonesia bisa selesai dalam waktu yang sama.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) BPP HIPMI Harry Warganegara mengatakan, peluncuran pembangunan JSS dapat mendorong percepatan implementasi MP3EI. Sebab pembangunan JSS bisa menciptakan momentum gerakan rencana aksi MP3EI.

"JSS itu sangat ikonik. Kalau ini dimulai akan menciptakan momentum bagi implementasi MP3EI," kata Harry.

Pihak konsorsium JSS PT Bangungraha Sejahtera Mulia (BSM) sebelumnya menyambut baik rencana penerbitan Perpres tersebut.

"Kami membaca dari berbagai pemberitaan media tentang rencana pemerintah untuk menerbitkan Perpres, hal ini patut untuk disyukuri, itu adalah salah satu langkah awal penting untuk mewujudkan rencana besar bangsa Indonesia," kata Direktur Utama BSM Agung Prabowo beberapa waktu lalu.
(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads