KPK Minta Pegawai Pajak Tak Pacaran dan Besanan dengan Koruptor

KPK Minta Pegawai Pajak Tak Pacaran dan Besanan dengan Koruptor

- detikFinance
Selasa, 06 Des 2011 11:28 WIB
KPK Minta Pegawai Pajak Tak Pacaran dan Besanan dengan Koruptor
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak bosan-bosan mengingatkan pegawai pajak untuk tidak korupsi. Jika perlu, pegawai pajak jangan menjalin hubungan dengan keluarga koruptor.

Hal ini disampaikan oleh Penasihat KPK Abdullah Hehamahua dalam peringatan Hari Anti Korupsi di kantor pusat Ditjen Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (6/12/2012).

"Jangan undang koruptor kalau ada hajatan. Bagi yang single kalau pacar anda dari keluarga koruptor maka putuskan sekarang juga. Jangan berhubungan, berpacaran atau berbesan dengan keluarga koruptor," tegas Abdullah disambut tepuk tangan pegawai pajak yang hadir saat itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Abdullah mengingatkan, korupsi tidak bisa ditolerir. Pegawai pajak diingatkan untuk tidak menerima sepeser pun dari wajib pajak yang bukan menjadi haknya.

"Kalau bukan hak anda meski 1 rupiah jangan diterima. Tapi kalau itu hak anda, perjuangkan sampai titik darah terakhir," cetus Abdullah.

Dia mengatakan, kontrol internal sangat perlu agar atasan bisa mengawasi segala gerak gerik pegawainya untuk menghindari aksi korupsi.

Dia mencontohkan di KPK, semua ruangan dan lorong-lorong di kantor KPK menggunakan CCTV sehingga segala hal bisa dikontrol. "Mungkin hanya toilet saja yang tak pakai CCTV," kata Abdullah.

Jadi penggunaan IT, menurut Abdullah penting sebagai kontrol efektif. Atasan bisa melakukan kontrol dengan sederhana dan mudah.

(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads