"Tentu saja kita ingin ada di India dan China, tapi semua harus pada saat yang tepat," kata Chief Executive Officer (CEO) Tony Fernandes kepada sejumlah wartawan dikutip dari AFP, Sabtu (10/12/2011).
Ia mengatakan, maskapai yang sudah dipimpinnya selama 10 tahun itu sudah membuat banyak rencana ekspansi untuk 10 tahun mendatang. Kini AirAsia menjadi salah satu maskapai yan berkembang dengan pesat sejak dipimpin oleh Fernandes yang mantan eksekutif di industri musik itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga optimistis, dua cabang barunya akan segera dibuka sebelum tutup tahun 2011, yaitu cabang Filipina dan Jepang, sehingga bisa mulai melayani penerbangan di awal 2012.
"Tahun depan merupakan tahun yang mneggembirakan. Saya tidak khawatir akan iklim ekonomi. Kami sudah mengalami banyak tantangan. Terbang itu adalah kebutuhan. Saya sangat yakin akan tahun depan," ujarnya.
Ia menambahkan, maskapai yang selama ini mengoperasikan 89 pesawat Airbus A320 tersebut akan menggenjot jumlah armadanya. Sehingga dalam 10 tahun ditargetkan akan mencapai 300 pesawat.
(ang/ang)











































