Gaji Karyawan Freeport Naik 40%, Mogok Kerja Berakhir

Gaji Karyawan Freeport Naik 40%, Mogok Kerja Berakhir

- detikFinance
Rabu, 14 Des 2011 19:43 WIB
Gaji Karyawan Freeport Naik 40%, Mogok Kerja Berakhir
Jakarta - PT Freeport Indonesia (Freeport) hari ini telah mencapai kesepakatan dengan Serikat Pekerja. Kedua belah pihak sepakat ada kenaikan gaji karyawan non staf setara 40% selama dua tahun.

Demikian keterangan tertulis manajemen Freeport yang diterima detikFinance, Rabu (14/12/2011)

Kesepakatan ini akan dimasukkan ke dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) untuk dua tahun ke depan. Dengan adanya kesepakatan ini maka mogok kerja, yang dimulai pada 15 September 2011, telah berakhir dan pekerja akan mulai melapor ke posisi kerja masing-masing dalam beberapa hari mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sesuai dengan persyaratan yang disepakati, manajemen sepakat untuk meningkatkan upah dasar sebesar 24 % pada tahun pertama dan 13% di tahun kedua atau setara dengan kenaikan 40% selama dua tahun.

Manajemen akan memberikan peningkatan manfaat, termasuk peningkatan tunjangan perumahan, bantuan pendidikan dan tabungan pensiun. Untuk tujuan kemanusiaan, PTFI juga setuju untuk membayar satu kali bonus penandatanganan setara dengan tiga bulan upah dasar. Kedua pihak sepakat bahwa negosiasi upah di masa depan akan didasarkan pada biaya hidup dan daya saing upah di Indonesia.

"Manajemen PTFI dengan gembira telah mencapai ketentuan yang dapat diterima bersama dengan Serikat Pekerja dan menghargai dukungan dan bantuan dari berbagai instansi pemerintah dalam mencapai resolusi untuk kepentingan semua pihak. Manajemen PTFI saat ini akan fokus dalam melanjutkan operasi perusahaan secara aman, harmonis dan efisien," jelas keterangan resmi manajemen Freeport.

Sebelumnya, kegiatan di pabrik pengolahan telah berhenti beroperasi sejak 22 Oktober 2011, sambil menunggu perbaikan pipa konsentrat dan bahan bakar yang rusak sebagai akibat dari kerusuhan yang terjadi selama pemogokan.

Perbaikan untuk jaringan pipa yang rusak secara substansial telah selesai dan PTFI telah mulai menjalankan kembali kegaitan di pabrik pengolahan. Pengiriman konsentrat diharapkan masih akan terbatas sampai kegiatan operasi penuh dipulihkan, yang diharapkan pada awal tahun 2012.
(hen/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads