"Perlu kami sampaikan bahwa tidak ada pembicaraan atau pertemuan apapun antara Menteri Mari Pangestu dengan waralaba AS tersebut. Menteri Mari Pangestu hanya menerima undangan untuk menyaksikan penandatanganan memorandum of understanding (Mou) waralaba dengan mitranya di Indonesia. Untuk itu telah menugaskan Direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata untuk menghadirinya," tutur Kepala Pusat Komunikasi Publik Kamenterian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif I Gusti Ngurah Putra kepada detikFinance, Selasa (20/12/2011).
Sebelumnya memang Guru Besar UI Sri Edy Swasono 'mencibir' Mari Pangestu karena dituding membawa 16 waralaba AS masuk ke Indonesia. Langkah pemerintah membawa 16 waralaba AS ke Indonesia dinilai tidak humanis dan lebih mementingkan pemilik modal saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk tahap awal, waralaba Johnny Rockets menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dengan Sahid Group untuk membawa merek restoran AS terkenal tersebut ke Indonesia, dengan lokasi pertamanya di Bali.
Merek-Merek yang terlibat dalam misi dagang ini didominasi oleh waralaba berbasis makanan dan minuman, antara lain:
- Applebee’s
- Denny’s
- Johnny Rockets
- Carvel Ice Cream
- Cinnabon
- Schlotzsky’s
- Moe’s Southwest Grill
- Great American Cookies
- Marble Slab Creamery
- Pretzelmaker
- Pollo Tropical
- Rita’s Italian Ice
- Which Wich
- Wing Zone
- Crestcom (waralaba pelatihan kepemimpinan)
- The Vitamin Shoppe











































