Berdasarkan data riset Kantar Worldpanel ComTech yang dikutip oleh Reuters, Jumat (23/12/2011), hingga akhir Oktober lalu, penjualan iPhone 4s langsung melesat di Inggris dan Amerika Serikat (AS), tapi ponsel pintar baru itu gagal menarik minat konsumen di dataran Eropa.
Industri ponsel pintar di Eropa kini dikuasai oleh Google, yang menyerbu pasar dengan Android bersama konten-konten gratisnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pangsa pasar Apple dalam 12 minggu hingga akhir November lalu tumbuh 36% di AS, dari sebelumnya hanya 25% di tahun sebelumnya. Sementara di Inggris menanjak ke 31% dari sebelumnya 21%.
Akan tetapi di Prancis, pangsa pasarnya merosot dari 29% menjadi hanya 20% saja, begitu pula di Jerman yang akhirnya jadi 22% dari sebelumnya 27%. Koreksi pangsa pasar ini juga terjadi di Italia dan Spanyol.
Pangsa pasar Apple tersebut tergerus menyusul melemahnya situasi ekonomi di negara-negara Eropa. Ponsel pintar iPhone yang harganya cukup mahal semakin dihindari oleh warga Eropa.
Pertumbuhan ekonomi Uni Eropa hanya tumbuh 0,2% atau bisa dibilang stagnan di triwulan ketiga tahun ini. Beberapa analis memprediksi ekonomi Eropa ini masih akan stagnan hingga tahun depan.
Krisis yang berkepanjangan itu membuat utang negara-negara Eropa meninggi, menyusutkan investasi asing dan menghajar kepercayaan konsumen. Pola belanja warga Eropa juga berubah drastis, mereka menjadi lebih irit karena banyaknya pengangguran akibat PHK, serta turunnya konsumsi dan ekspor.
Pangsa pasar Google di negara-negara Eropa berkisar antara 46-61%. Pasalnya, produsen ponsel seperti Samsung Electronics, Sony Ericsson, LG Ericsson dan Motorola Mobility semuanya mengunakan platform Android.
"Di Jerman, pangsa pasar Android menguasi sekitar 61% penjualan dalam 12 minggu terakhir. Samsung Galaxy S II yang paling laris," katanya.
(ang/qom)











































