Sayangnya, saldo minimun yang bisa ditransaksikan pada E-Toll Card sejumlah Rp 10.000. Kebijakan ini pun menuai protes dari pengguna tol. Untuk itu PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mengusulkan kepada Bank Mandiri untuk menurunkan saldo minimum E-Toll Card menjadi Rp 4.000.
"Saldo minimal Rp 10.000. Kalau dibawah itu tidak bisa transaksi. Jadi kadang saat kartu ditempel, palang tidak terbuka bukan karena alatnya rusak. Tapi saldonya kurang hingga harus top-up," kata Direktur Operasi Jasa Marga, Adityawarman di kantornya, Jakarta, Kamis (29/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, menurutnya masih ada tol dengan tarif Rp 2.000 seperti ruas Cawang-TMII. "Kan Rp 3.000 masih bisa dipakai satu kali transaksi lagi. Makanya kami usul untuk diturunkan jadi dua kali tarif terendah, jadi Rp 2.000 dikali dua, Rp 4.000," ucap Adit.
Namun usul ini masih harus dikomunikasikan dengan Bank Mandari selaku pemenang tender atas pengadaan sistem gerbang tol otomatis (GTO).
Selama ini pengguna E-Toll Card bisa melakukan pengisian saldo (top-up) di 190 gerai yang dikembangkan Bank Mandiri. Mulai dari kantor cabang, SPBU sampai mini market.
"Mandiri juga menambah gerai yang luar biasa. Sehingga bisa membeli atau isi ulang," tegas Adit.
(wep/hen)











































