Pabrik tersebut memproduksi pesawat jenis B-52 Stratofortress yang merupakan pesawat pengebom strategis jarak jauh AS dan 767 Tanker yaitu pesawat pengisi bahan bakar di udara.
"Keputusan untuk menutup fasilitas di Wichita sangatlah sulit," kata Wakil Presiden Boeing Mark Bass seperti dikutip dari AFP, Kamis (5/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Boeing mengklaim kontrak senilai US$ 30 miliar lebih itu bisa membuka 7.500 lapangan kerja bagi warga Kansas, sesuai dengan permintaan para politisi yang membantu raihan kontrak tersebut.
Manajemen Boeing menyatakan terlalu dini jika para karyawannya akan kehilangan pekerjaan, karena beberapa staf akan dipindahkan ke lokasi lain dan suplier dari Kansas tetap dipertahankan.
"Meski pengerjaan KC-46 tanker akan dilakukan di Puget Sound (negara bagian Washington), 24 pemasok dari Kansas akan memasok bahan-bahan penting seperti rencana semula," ujarnya.
Anggota kongres dari Kansas, Mike Pompeo, mengancam akan menggelar penyelidikan untuk mengungkap apakah Boeing telah sengaja menyesatkan para wakil rakyat, pihak AU AS, dan para pejabat lain pemerintah AS.
"Anda pasti penasaran, apa yang sebenarnya membuat mereka mengingkari janjinya dan kapan itu terjadi. Kita semua tahu akan ada hukuman bagi mereka yang memberi pernyataan palsu kepada pejabat federal," kata Pompeo.
Kemarahan serupa juga diungkapkan Gubernur Kansas Sam Brownback yang sudah lama mendukung perjuangan Boeing. "Tak ada yang berjuang lebih keras demi sukses Boeing Company daripada tim Kansas. Ini sangat mengecewakan," ungkap Brownback.
(ang/dnl)











































