Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, realisasi subsidi di 2011 ini mencapai 124,3% dari target yang telah ditetapkan dalam APBN-P 2011 yang sebesar Rp 237,2 triliun.
"Hal ini berkaitan dengan lebih tingginya beban subsidi listrik dan subsidi BBM serta pangan," kata Agus di Gedung Kemenkeu, Jalan Wahidin, Kamis (5/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Serta tidak terpenuhinya rencana penggunaan energi input subsidi listrik dan adanya program raskin ke-13," jelas Agus.
Lebih jauh secara total Agus memaparkan dalam tahun 2011 realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp 878,3 triliun atau secara nominal naik sebesar Rp 181 triliun (25,9%) dari realisasi 2010 yang sebesar Rp 697,4 triliun.
"Realisasi tersebut menunjukkan daya serap anggaran sebesar 96,7% dari pagu APBN-P 2011 sebesar Rp 908,2 triliun," pungkasnya.
(dru/dnl)










































