Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan target pemerintah bisa tercapai dengan dukungan penyerapan anggaran yang tepat waktu.
"Kita masih optimis capai 6,7%. Karena investasi meningkat, dugaan saya double digit di atas 10% tumbuhnya ya sekitar 11-12%. Optimis kok. Yang saya agak khawatir, spending government. Kalau tidak berubah, daya dorong tidak begitu kuat. Kalau efektif gunakan dana per kuartal proporsional, akan tambah 0,1-0,2% hanya dari belanja pemerintah saja," kata Hatta di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (26/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya kalau dulu kuartal I kurang dari 5%. Saya harapkan sekurang-kurangnya 15%-lah sampai 20% bagus. Ideal itu adalah proporsional, porsi sama. Dan jangan sampai ada gap yang jauh antara realisasi proyek dan realisasi anggaran. Kebanyakan penagihan tertunda, ini tidak baik," tambahnya
Hatta juga mengatakan revisi IMF pada dasarnya tidak berpengaruh besar kepada perekonomian Asia, karena revisi ini dipicu oleh lemahnya perekonomian Eropa.
"Ini dipicu melemahnya perekonomian Eropa, negara berkembang cukup kuat. Motornya dari Asia Pasifik. Terutama daerah Asia termasuk Indonesia, kalau ada koreksi, tidak terlalu besar," katanya
Berikut koreksi IMF mengenai pertumbuhan perekonomian dunia untuk 2012:
- Untuk negara berkembang dari sebelumnya (Juni 2011) 6,2% menjadi 5,4%.
- Untuk negara-negara maju dari 2,7% menjadi 1,4%.
- Dan untuk negara-negara Eropa dari 1,8% menjadi minus 0,3%.










































