Produksi Beras Meningkat 3%, Impor Berkurang

Produksi Beras Meningkat 3%, Impor Berkurang

- detikFinance
Jumat, 30 Jul 2004 00:03 WIB
Semarang - Setelah sekian lama kondisinya amburadul, tiga tahun terakhir produksi beras nasional meningkat. Tiap tahun meningkat sebanyak 3%, mulai tahun 2001 - 2004. Karena peningkatan ini, diharapkan impor beras pun berkurang.Demikian dikatakan Menteri Pertanian Bungaran Saragih kepada wartawan ketika bertandang ke Ponpes Soko Tunggal, Jl. Sendang Guwo Semarang, Kamis (29/7/2004) malam."Peningkatan produksi sebanyak 3% itu sungguh hal yang membanggakan. Meski konsumsinya juga ikut meningkat, kami berrharap impor beras secara besar-besaran tak akan terjadi lagi. Stok kita masih cukup memadai," katanya.Pria yang berlatar akademisi ini tak menampik seandainya masih ada impor beras. Hal itu disebabkan ada konsumen yang memang menyukai produk luar negeri. Tapi kuantitasnya tak banyak. Sehingga impornya juga tak banyak."Kalau pun ada impor jumlah kecil. Paling-paling mereka menggunakan tongkang-tongkang kecil. Tapi nanti akan cek lagi. Biar semuanya jelas," lanjutnya.Beras Petani Harus DiserapBungaran meminta pemerintah daerah melalui Bulog harus segera menyerap beras petani. Hal ini dilakukan untuk menciptakan regulasi yang tepat produksi dan konsumsi. Selain itu, juga untuk menstabilkan harga."Pemerintah daerah kan sudah diberi dana. Ya harusnya mereka membeli beras petani dong. Untuk apa dana Rp 1 - 2 miliar kalau tidak untuk menyerap hasil pertanian kita. Lha wong jatahnya memang untuk itu kok," tandasnya.Kepada petani, Bungaran berharap menahan berasnya selama beberapa waktu sampai harganya naik. Kalau tidak demikian mereka sendiri yang akan rugi. Pasalnya, mereka bisa merugi karena harga jual tidak sebanding dengan biaya produksi."Sekarang kan masih musim kemarau. Jadi kebutuhan akan beras masih sangat tinggi. Tunggu saja, tak lama lagi harga beras pasti naik," demikian Bungaran Saragih. (nrl/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads