"Inflasi jika BBM naik itu 2-3%, itu percentage point-nya," ungkap Kepala Biro Riset Ekonomi Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter di Bank Indonesia, Juda Agung ketika ditemui wartawan di Hotel Kempinski, Bundaran HI, Jakarta, Kamis (23/2/2012).
Dikatakan Juda, ketika BBM berusbsidi tidak naik maka tingkat inflasi masih stabil dikisaran 5,3%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya," kata Juda.
Namun Juda menambahkan, tingkat inflasi ini berlangsung sementara ketika BBM dinaikkan. Sementara itu terkait kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL), Juda mengatakan kebijakan pemerintah tersebut tidak begitu berpengaruh kepada inflasi.
"TDL ini tidak begitu besar, di bawah 1%. Intinya inflasi itu dampaknya akan didorong oleh BBM, TDL, HPP Beras dan peraturan Holtikultura lain," imbuhnya.
(dru/hen)











































