Adalah Retna Rosmita Situmorang yang berusia 64 tahun. Ibu yang mengaku berpengalaman di banyak bidang ini menyatakan ingin menjadi Anggota BPK dengan tujuan untuk memperbaiki anggaran negara.
"Dulu saya komisi XI DPR (2004-2009). Jadi sudah agak paham apa yang harus ditingkatkan, apa yang harus diperbaiki. Banyak sekali yang harus diperbaiki, anggaran menurut saya harus seimbang," tuturnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal usia pensiun BPK adalah 65 tahun. Retna mengatakan, jika dia terpilih menjadi Anggota BPK maka akan mengusulkan usia pensiun diundur jadi 70 tahun. Dia yakin meski usianya 70, dia masih sanggup bekerja di BPK.
"Tergantung orangnya. Saya sih masih mampu berpikir dan menghasilkan ide-ide. Tetapi kan banyak orang-orang muda yang tidak berkualitas," katanya.
Ditemui di tempat yang sama, Anggota Komisi XI DPR dari PDIP Dolfie O.F.P mengatakan dari 35 calon anggota BPK, ada sekitar 10 orang yang umurnya di atas 60 tahun.
Seperti diketahui Komisi XI DPR mulai hari ini melakukan fit and proper test (uji kelayakan) untuk memilih 2 orang Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ada 35 calon yang akan diseleksi.
Ketua Komisi XI Emir Moeis mengatakan, seleksi Anggota BPK ini dilakukan dengan menindaklanjuti surat Ketua BPK terkait permintaan dua Anggota baru.
Pemilihan Anggota BPK baru ini adalah untuk mencari pengganti Wakil BPK Herman Widyananda yang wafat tahun lalu, dan anggota BPK Sapto Amal Damandari yang akan pensiun Mei mendatang.
(dnl/ang)










































