Berusia 64 Tahun Tapi Masih Ngebet Jadi Pejabat BPK

Berusia 64 Tahun Tapi Masih Ngebet Jadi Pejabat BPK

- detikFinance
Kamis, 23 Feb 2012 14:29 WIB
Berusia 64 Tahun Tapi Masih Ngebet Jadi Pejabat BPK
Jakarta - Komisi XI DPR saat ini sedang menggelar fit and proper test atau seleksi pemilihan 2 Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang diikuti 35 calon. Ada seorang calon yang sudah berusia 64 tahun.

Adalah Retna Rosmita Situmorang yang berusia 64 tahun. Ibu yang mengaku berpengalaman di banyak bidang ini menyatakan ingin menjadi Anggota BPK dengan tujuan untuk memperbaiki anggaran negara.

"Dulu saya komisi XI DPR (2004-2009). Jadi sudah agak paham apa yang harus ditingkatkan, apa yang harus diperbaiki. Banyak sekali yang harus diperbaiki, anggaran menurut saya harus seimbang," tuturnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/2/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia juga mengatakan, dirinya telah berpengalaman di bidang bea cukai, keimigrasian, perbankan, perpajakan, ekspor-impor, dan perdagangan. "Pengalaman saya sekitar 15 tahun," tukasnya.

Padahal usia pensiun BPK adalah 65 tahun. Retna mengatakan, jika dia terpilih menjadi Anggota BPK maka akan mengusulkan usia pensiun diundur jadi 70 tahun. Dia yakin meski usianya 70, dia masih sanggup bekerja di BPK.

"Tergantung orangnya. Saya sih masih mampu berpikir dan menghasilkan ide-ide. Tetapi kan banyak orang-orang muda yang tidak berkualitas," katanya.

Ditemui di tempat yang sama, Anggota Komisi XI DPR dari PDIP Dolfie O.F.P mengatakan dari 35 calon anggota BPK, ada sekitar 10 orang yang umurnya di atas 60 tahun.

Seperti diketahui Komisi XI DPR mulai hari ini melakukan fit and proper test (uji kelayakan) untuk memilih 2 orang Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ada 35 calon yang akan diseleksi.

Ketua Komisi XI Emir Moeis mengatakan, seleksi Anggota BPK ini dilakukan dengan menindaklanjuti surat Ketua BPK terkait permintaan dua Anggota baru.

Pemilihan Anggota BPK baru ini adalah untuk mencari pengganti Wakil BPK Herman Widyananda yang wafat tahun lalu, dan anggota BPK Sap­to Amal Damandari yang akan pensiun Mei mendatang.
(dnl/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads