"Terus terang kalau saya kerja keras di BUMN dan PLN terus saya dibilang mau nyalon jadi presiden. Nanti saya malu karena ada maksud tersembunyi kalau saya kerja keras di dua hal itu," tutur Dahlan.
Ini diungkapkan Dahlan dalam peluncuran buku tersebut di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (29/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan wakil presiden Jusuf Kalla (JK) yang hadir dalam acara itu juga memberikan pujian kepada Dahlan.
"Pak Dahlan adalah sosok yang hebat dan berpikir out of the box. Pak Dahlan mampu menerobos birokrasi," tutur JK memuji menteri yang suka mengenakan sepatu kets ini.
Seperti diketahui, buku yang diluncurkan Dahlan tersebut merupakan kumpulan tulisan Dahlan yang dia tulis tiap dua minggu dan disebar dalam situs PLN agar karyawan mengetahui pemikiran para direksi PLN. Dahlan mengakui harus menempuh cara komunikasi seperti ini karena sulit berkomunikasi dengan karyawan PLN yang jumlahnya 50 ribu.
Dahlan Iskan, kelahiran Magetan, Jawa Timur 17 Agustus 1951 telah dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Menteri BUMN. Pemilik Jawa Pos Grup itu sebelumnya merupakan Dirut PLN. Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) KPK, per tanggal 30 Maret 2010, total harta kekayan Dahlan Iskan mencapai Rp 151,175 miliar.
(dnl/hen)











































