Hal ini diungkapkan oleh Wimar Witoelar seorang sahabat Sri Mulyani ketika ditemui usai diskusi bertajuk 'Melawan Hukuman Ringan Bagi Koruptor' di gedung JMC, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (1/3/2012).
"Iya sering sekali (bercerita), saya tidak bisa mengatakan itu karena dia kan sekarang menjabat Managing Director. Jadi dia tidak boleh mengomentari proses politik di indonesia," kata Wimar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya punya keyakinan. Kalau ditanya dia lebih milih mana, saya rasa dia lebih memilih Indonesia, karena Sri Mulyani adalah orang yang diperlukan untuk mengatasi kegalauan kita sebagai bangsa," ungkap Wimar dengan pedenya.
Sebagai orang terdekat Sri Mulyani, Wimar sendiri lebih memilih ketika Sri Mulyani menjadi Presiden RI ketimbang Presiden Bank Dunia. Hal ini juga didukung para kerabat terdekatnya.
"Saya lebih ingin dia jadi Presiden RI meskipun dia jadi Presiden World Bank itu suatu kehormatan. Tapi kalau jadi presiden RI dia juga lebih bahagia dan juga pasti hidupnya pasti lebih enak," ungkap Wimar.
"Kerabat-kerabat dukung dia jadi Presiden RI. Tapi kalau dia jadi Presiden World Bank kita juga tetep dukung. Itu penghargaan karena kita itukan prestasi indonesia," tutup Wimar.
(dru/ang)











































