Pertamina Teken Kontrak Gas US$ 300 Juta per Tahun
Rabu, 04 Agu 2004 16:18 WIB
Jakarta -
Direktorat Hulu Pertamina berhasil menandatangani kontrak jual beli gas kepada industri domestik senilai US$ 300 juta per tahun. Nilai tersebut berasal dari 14 kontrak yang telah diteken senilai US$ 160 juta dan sisanya kontrak yang akan ditandatangani dalam waktu dekat senilai US$ 140 juta."Ini merupakan perolehan tambahan Pertamina yang berasal dari Direktorat Hulu dari Januari hingga Agustus 2004. Penjualan itu berasal dari gas di Jawa Barat dan Sumbagsel," ungkap Direktur Hulu Pertamina, Bambang Nugroho, Rabu (4/8/2004).Hal itu disampaikan Bambang usai menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara Pertamina Training Consulting dengan Curtin University of Technology di gedung Kwartir Nasional, Gambir, Jakarta Pusat.Bentuk Anak PerusahaanPada kesempatan tersebut, Bambang juga menjelaskan, pihaknya dalam waktu dekat akan membentuk holding company bernama Pertamina EP yang memiliki 9 anak perusahaan, terdiri dari Pertamina EP Gas dan sisanya Pertamina EP eks daerah operasi.Disebutkan, pembentukan holding company tersebut guna memperkuat keuangan Pertamina. Menurut Bambang, ke-8 anak perusahaan yang berdiri di wilayah eks operasi tersebut mencakup wilayah Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel), Jawa Barat, Kalimantan, Matindok (Sulawesi), Nanggroe Aceh Darussalam, Jawa bagian Timur, Cepu dan Randu Gunting (Jawa Timur)."Ada beberapa anak perusahaan yang sengaja dibentuk untuk mengakomodir beberapa proyek di sana. Misalnya untuk Pertamina EP Cepu untuk proyek Exxon serta Randu Gunting untuk memenuhi kerjasama tripartit antara Indonesia, Vietnam dan Malaysia," paparnya.Diharapkan, pembentukan anak perusahaan tersebut dapat terlaksana pada tahun ini sehingga kinerja Pertamina akan lebih baik dan fleksibel. Jika seluruh rencana tersebut berhasil direalisasikan, maka Pertamina EP diperkirakan akan siap melakukan IPO pada tahun 2006-2007.
(ani/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































