"Tidak akan turun pajak. Yang namanya mafia akan terus ada. Yang namanya pegawai mereka manusia lemah imannya, yang penting kita ada sistem, kalau ada kita tangkap, yang penting tidak hanya petugas pajak tetapi wajib pajak (WP) yang ngasih duit ke dia siapa, kita buka, transparan dan kita kejar, kita laporkan dan mestinya sama-sama pidana," tegas Fuad di kantor pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (13/3/2012).
Ia juga menegaskan terus menindaklanjuti temuan oknum aparat pajak yang diduga melakukan pelanggaran termasuk memberikan sanksi internal dan membawanya ke ranah hukum jika ada indikasi pidana, termasuk 25 pegawai pajak sekarang terindikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fuad mengatakan akan mengedepankan fakta hukum untuk memproses sesuatu jika anak buahnya terindikasi melanggar. Misalnya ia mencontohkan, istri Dhana Widyatmika yang bernama Dian Anggraeni (DA) sudah dibebastugaskan.
"Kita tidak bisa main pecat begitu saja, kayak DA, kita bisa pecat begitu saja. Tapi kita sudah bebas tugaskan tapi belum dinyatakan bersalah. Yang namanya pegawai Ditjen Pajak bukan pegawai Ditjen Pajak tapi pegawai kemenkeu dan dia pegawai negeri sipil, bukan pegawai kemenkeu. Artinya ada prosedurnya," katanya.
(hen/dnl)











































