Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan sebelum BLSM ini disalurkan, verifikasi data bagi pemegang hak atas BLT ini sudah dilakukan di beberapa tempat.
"Sebelum itu (BLSM) dilakukan verifikasi, selama ini dengan BPS (Badan Pusat Statistik) kita. Verifikasi sudah di beberapa tempat," kata Agung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita upayakan setiap 3 bulan dengan kupon, kantor pos mengirimkan ke kelurahan, kelurahan ke RT, kalau perlu kantor pos dibuat agar mendekati masyarakat," ujarnya.
Agung menjamin bantuan kali ini tidak seperti dahulu, kali ini akan lebih terkoordinir dan tepat sasaran. Karena setiap 3 bulan akan dilakukan pendataan ulang dan evaluasi. Rencananya BLT akan diberikan sebesar Rp 150.000 per bulan selama 9 bulan di tahun ini.
(zlf/hen)











































