YLKI: Jangan Monopoli Proyek e-Toll Card

YLKI: Jangan Monopoli Proyek e-Toll Card

Rista Rama Dhany - detikFinance
Rabu, 21 Mar 2012 15:15 WIB
YLKI: Jangan Monopoli Proyek e-Toll Card
Jakarta - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta layanan e-Toll Card jangan dimonopoli. Saat ini penyelenggara e-Toll Card hanya dilakukan oleh Bank Mandiri yang bekerjasama dengan operator tol seperti Jasa Marga.

"Yang jadi pertanyaan adalah, e-Toll merupakan konsep pembayaran tol diberbagai negara maju, karena saat ini di negara lain pembayaran secara tunai tidak diterapkan lagi, tapi kok di Indonesia kurang diminati," kata anggota Harian YLKI Tulus Abadi ketika dihubungi detikFinance, Rabu (21/3/2012).

Menurut Tulus, e-Toll merupakan salah satu instrumen mengurangi kepadatan di pintu tol. Namun peminatnya belum terlalu banyak, sering dijumpainya pintu tol otomatis (e-toll) sepi dari lalu lintas kendaraan yang akan masuk tol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apakah pelayanannya kurang baik, sosialisasinya kurang, atau harganya yang terlampau tinggi, apalagi layanan ini hanya dimonopoli oleh satu bank," kata Tulus.

Tulus menanyakan mengapa bisa terjadi monopoli dalam penyelenggaraan e-Toll Card. Pertanyaan ini bisa memunculkan jawaban apakah bank lain kalah tender atau apakah bank lain tidak berminat "Kalau ternyata banyak bank lain justru antusias, tapi dimonopoli, nah kalau ini yang terjadi justru ini yang kita kritik," ujarnya.

Dikatakannya jika makin banyak pemain e-Toll, maka pelayanan operator akan makin bersaing, dan konsumen yang akan menikmatinya.

"Tentunya kalau sudah konsumen yang jadi 'raja' saya yakin jumlah peminat e-Toll akan semakin banyak, karena faktanya memudahkan konsumen, kan konsumen tidak perlu repot siapkan uang tunai, jalurnya khusus lagi dan jarang ada antrean," tandas Tulus.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads