AS Bantu PDAM US$ 33,7 Juta untuk Program Air Bersih

AS Bantu PDAM US$ 33,7 Juta untuk Program Air Bersih

Zulfi Suhendra - detikFinance
Rabu, 11 Apr 2012 18:13 WIB
AS Bantu PDAM US$ 33,7 Juta untuk Program Air Bersih
Jakarta - Pemerintah Indonesia dan USAID (United States Agency for International Development) menyelenggarakan program IUWASH (Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene).

Program ini untuk meningkatkan akses layanan air bersih dan juga meningkatkan kinerja PDAM untuk menghemat energi.

"Dengan membantu Pemda dan PDAM memperluas layanan air perpipaan ke rumah warga Indonesia, dan Amerika berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan warga berpenghasilan rendah," ujar Direktur USAID Indonesia Glenn Anders, Rabu, Jakarta, (11/4/12).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Program 5 tahunan yang diluncurkan bulan Maret 2011 ini bernilai US$ 33,7 juta Juga bertujuan untuk memperluas akses air bersih bagi 2 juta orang dan akses sanitasi bagi 200 ribu orang di 50 perkotaan. Saat ini IUWASH sedang bekerja membantu PDAM di seluruh Indonesia guna menurunkan tingkat penyakit yang disebarkan melalui air seperti diare khususnya bagi balita.

"Akses terhadap air bersih dan sanitasi dasar merupakan elemen penting dalam memerangi kemiskinan, ketidaksetaraan, dan penyakit," papar Glenn.

IUWASH mencatat biaya untuk kebutuhan energi PDAM adalah sekitar 30% dari total biaya operasional. Program ini bekerjasama dengan Kementrian Pekerjaan Umum, Dirjen Cipta Karya, USAID IUWASH sedang melakukan audit energi untuk 3 PDAM di Kabupaten Gresik, Lamongan, dan Karawang. Dan juga 2 PDAM di kota Surakarta dan Semarang.

Hal ini didukung penuh oleh Pemda dan pihak pengelola PDAM itu sendiri. Misalnya Direktur PDAM kabupaten Gresik Muhammad menyadari pentingnya efisiensi energi untuk meningkatkan kualitas operasional PDAM. Dia menuturkan hasil dari audit energi yang dilakukan akan dipakai untuk acuan kinerka PDAM ke depannya.

"Upaya ini harus terus dilakukan guna mencapai kinerja yang diharapkan," ungkap Muhammad.

(zlf/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads