Chairul Tanjung Bertemu PM John Key

Chairul Tanjung Bertemu PM John Key

- detikFinance
Senin, 16 Apr 2012 15:49 WIB
Chairul Tanjung Bertemu PM John Key
Jakarta - Perdana Menteri Selandia Baru (New Zealand) John Key bertemu dengan Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung, Senin (16/4/2012) di Menara Bank Mega lantai 25.

Pada acara tersebut membahas sektor peternakan dan pertanian, energi, serta pendidikan dan kesehatan di Indonesia dan New Zealand.

"Hari ini kita banyak berbicara masalah-masalah ekonomi. Khususnya menyangkut peluang bisnis. Kami juga membahas sektor peternakan dan pertanian, energi khususnya geothermal (tenaga panas bumi) serta pendidikan dan kesehatan. Tapi ini (pertemuan) tidak bicara business model. Filosofinya (perjanjian) adalah bagaimana memperkuat hubungan ke dua negara," kata Chairul Tanjung kepada para wartawan, Senin (16/4/2012)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait kerjasama sektor peternakan, Chairul menyebutkan Indonesia masih kekurangan pasokan daging sapi dan kambing. Sehingga dari kerjasama ini, tidak hanya dalam bentuk impor daging oleh Indonesia. Kerjasama ini diharapkan bisa berlanjut pada investasi serta transfer teknologi dan pembinaan terhadap peternak Indonesia oleh Selandia Baru.

"Kita bicarakan tentang peternakan, karena kita masih kekurangan pasokan daging sapi dan kambing. Supaya petani (peternak) kita juga bisa meningkatkan kualitas daging dan susunya, juga bisa transfer teknologi dalam meningkatkan kualitas peternakan kita," katanya.

Menyangkut sektor energi, pemilik CT Corp ini banyak menjelaskan mengenai pemanfaatan sektor energi geothermal di Indonesia.

"Untuk geothermal. Lebih dari 90% potensi gethermal di dunia ada di Indonesia. Tapi negara paling banyak menggunakan geothermal ialah New Zealand. Paling tidak nanti ada bantuan teknis dan investasi dari New Zealand," tambahnya.

Sedangkan soal pendidikan dan kesehatan, CT menyebutkan ini merupakan peluang yang baik untuk dikembangkan antar kedua negara.

"Terkait kerjasama pendidikan dan kesehatan. Khususnya pendidikan, mereka memiliki universitas terbaik di dunia. Tadi dia (PM New John Key) bilang akan meningkatkan kapasitas beasiswa," jelas Chairul.

(feb/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads