"Tahun 2012 dan 2013 itu tahun konstruksi," ungkap Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk (JSMR) AdityaWarman di Jakarta, Rabu (9/5/2012).
Adityawarman mengungkapkan, saat ini pihaknya telah membuat 5 proyek jalan tol potensial di Sumatera. Berdasarkan rapat antara Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jasa Marga, dan Gubernur se-Sumatera pada 20 Februari 2012, pada triwulan 1-2012 ini telah ditandatangani MOU Jasa Marga dengan Pemprov setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Adityawarman belum dapat mengungkapkan berapa total investasi untuk proyek itu karena saat ini masih dalam proses awal serta masih harus melewati beberapa tahap.
"Belum sampai ke sana, kita baru melakukan survei awal, trafiknya seperti apa, pengembangannya seperti apa. Dan kita juga usulkan pemerintah apakah boleh high grade highway (HGH). Pertengahan tahun ini mudah-mudahan sudah ada prinsip keluar dari pemerintah, setelah itu baru kita melangkah ke hitung-hitungan secara kelayakannya," paparnya.
Jasa marga saat ini telah mengoperasikan jalan tol sepanjang 545 km atau sama dengan 73% dari seluruh ruas tol yang beroperasi di Indonesia. Saat ini Jasa Marga telah mendapatkan konsesi untuk membangun 9 ruas jalan tol di Jabodetabek, Banten, Jabar, Jateng, Jatim dan Bali.
Tahun ini, 2 ruas telah mulai beroperasi, yaitu Ruas Tol Semarang-Solo Seksi 1: Semarang-Ungaran (11,3 km) yang beroperasi sejak November 2011 dan Ruas Tol Surabaya-Mojokerto Seksi 1A: Waru-Sepanjang (2,3 km) sejak September 2011.
(zul/ang)











































