Komentar itu diutarakan Flaherty dalam konferensi pers di House of Commons, Parliament Hill, Ottawa kemarin.
“Masa depan seluruh negara anggota Uni Eropa sedang dipertaruhkan. Mereka harus menunjukkan keberanian, berbuat benar. Gunakan sebagian uang penyetor pajak untuk membantu negara yang lebih lemah. Atau sekalian saja keluar dari zona Eropa,” kata Flaherty kepada stasiun televisi CTV, seperti dikutip dari Financial Post (15/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Jika pemilih Yunani menolak perjanjian yang sudah ditandatangani dan melibatkan penghematan untuk pemerintah Yunani yang tidak ada saat ini, berarti mereka akan menunjukkan pilihan,” kata Flaherty dalam wawancara terpisah dengan CBC TV.
“Pilihan itu berarti harus ada restrukturisasi dalam Uni Eropa dan tidak baik untuk pasar serta sistem perbankan di seluruh dunia. Namun eksposur bank Kanada terhadap Eropa relatif kecil,” lanjut Flaherty.
Dia juga merasa tidak yakin Italia dan Spanyol bisa berhasil karena warganya menolak reformasi ekonomi yang direncanakan pemerintah.
Perbankan, anggaran dan perekonomian Kanada berhasil melalui krisis keuangan 2007-2009 dalam kondisi lebih baik dibandingkan negara maju lainnya. Flaherty juga kerap mendesak Eropa supaya bertindak lebih gesit dan komprehensif.
Ketika ditanya apakah Uni Eropa harus berhenti menggunakan dana talangan IMF, inilah jawaban Flaherty.
“Jelas ada pertanyaan besar di sini. Apakah negara yang relatif kaya mau menggunakan uang dari penyetor pajaknya untuk membantu sesama anggota Uni Eropa? Kami tidak mendukung adanya tambahan dana bantuan dari IMF karena uang itu digunakan untuk menyelamatkan negara yang sebenarnya bisa menangani masalah mereka sendiri,” kata Flaherty.
(ang/ang)











































