Demikian Duta Besar RI untuk Republik Federal Jerman Dr. Eddy Pratomo dalam sambutan pembukaan Indonesia Health Forum di Berlin baru-baru ini, sebagaimana disampaikan Sekretaris III Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Berlin Purno Widodo, Kamis (17/5/2012).
Forum βbertema Potentials of Partnership between Indonesia and Germany on Health Care Industry yang berlangsung Selasa (15/5/2012) tersebut sengaja digagas sebagai langkah konkrit untuk mewujudkan skema kerjasama di bidang kesehatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menuju ke sasaran tersebut, Dubes menjelaskan bahwa yang tengah dilakukan saat ini adalah mengidentifikasi dan menindaklanjuti berbagai potensi kerjasama dan mendukung dunia usaha di Indonesia dan Jerman.
"Selain itu adalah berfokus membangun jembatan untuk kontak bisnis antara berbagai pemangku kepentingan di sektor kesehatan, termasuk industrinya di kedua negara," ujar Dubes.
Diharapkan, lanjut Dubes, kelak akan terwujud joint production industri alat-alat kesehatan kedua negara, sehingga Indonesia tidak hanya menjadi pasar dari produk-produk alat kesehatan Jerman.
Berdasarkan data German Trade and Investment (2008), 56% produk farmasi Jerman dan 65% produk alat kesehatan Jerman diekspor ke pasar internasional.
Penerimaan dari industri farmasi EUR 31,8 miliar, peralatan kesehatan EUR 17,76 miliar, biofarmasi EUR 1,1 miliar. Dalam hal pengeluaran di bidang kesehatan, Jerman adalah negara ketiga terbesar di dunia yaitu 10,4% dari GDP.
Meskipun demikian, Jerman juga merupakan pasar produk kesehatan sangat potensial. Dengan jumlah penduduk 82 juta orang dan sistem pelayanan kesehatan sangat baik, kebutuhan akan produk-produk kesehatan di Jerman sangat besar.
Sedangkan kajian pasar oleh Indonesian Trade Promotion Center Hamburg (2010) menunjukkan bahwa market size Jerman khusus untuk alat kesehatan mencapai EUR 14,23 miliar di tahun 2009, dengan tingkat konsumsi EUR 174 per kapita.
Disisi lain, Indonesia yang merupakan salah satu emerging economy di kawasan Asia Pasifik dengan tingkat pertumbuhan ekonomi cukup tinggi, memiliki potensi pasar dan investasi tinggi di industri kesehatan.
Dengan berbagai kebijakan pemerintah untuk menumbuhkan iklim usaha kondusif dan insentif investasi menarik, Indonesia telah menjadi salah satu negara di kawasan Asia Pasifik, yang mengundang perhatian kalangan swasta Jerman.
Indonesia Health Forum di Berlin dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari Indonesia dan Jerman, baik dari sektor pemerintah maupun dunia usaha.
Dari Indonesia antara lain Dirjen Bina Upaya Kesehatan, Dirjen Alat-Alat Kesehatan dan Farmasi, pimpinan RS Harapan Kita, RS Persahabatan, RS Fatmawati, RS Kanker Dharmais, Ketua Gabungan Pengusaha Alat-Alat Kesehatan, juga Gabungan Pengusaha Alat-Alat Kesehatan dan Laboratorium Indonesia.
Dari pihak Jerman hadir Deputi Dirjen pada Kementerian Ekonomi dan Teknologi Harald Kuhne, Deputi Bidang Promosi Ekonomi Luar Negeri Jorn Beisert, kalangan pengusaha dan asosiasi industri alat-alat kesehatan dan teknologi Jerman seperti Aesculap AG, Spectaris serta Health Made in Germany.
Dalam forum yang juga menyediakan workshop dan business meeting itu dilakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Gakeslab dengan Spectaris, dan kunjungan ke beberapa fasilitas kesehatan dan rumah sakit di Jerman.
Adapun bentuk-bentuk kerjasama yang disepakati untuk dilakukan oleh Gakeslab dengan Spectaris antara lain memperkuat industri alat dan laboratorium kesehatan serta pembangunan kapasitas teknologi alat kesehatan dengan memanfaatkan keunggulan teknologi Jerman.
Acara diisi juga dengan kesaksian kisah sukses berbisnis di Indonesia yang oleh Richard Schill dari Aesculap AG, kemudian ditutup dengan one on one Business Meeting untuk mempertemukan secara langsung para stakeholders industri kesehatan Indonesia dan Jerman untuk menjajaki berbagai peluang kerjasama.
Diantaranya yaitu ke Unfallkrankenhaus (RS Khusus Kegawatdaruratan) dan ke Pusat Teknologi Kesehatan Berlin Otto Bock serta ke industri alat kesehatan terkemuka di Jerman yaitu Dragerwerk AG & Co. KgaA.
(es/es)











































