Program Pewarnaan Minyak Tanah Diganti Pengecatan Tanki
Senin, 16 Agu 2004 15:22 WIB
Jakarta - Pertamina akan menghapuskan program pewarnaan minyak tanah yang selama ini dilakukan untuk meminimalkan penyelundupan. Sebagai gantinya, Pertamina akan mulai melakukan pengecatan terhadap tangki-tanki minyak tanah untuk membedakan alokasi bagi industri dan rumah tangga. Menurut Dirut Pertamina Widya Purnama di Kantor KPPU, Jalan Djuanda, Jakarta, Senin (16/8/2004), langkah pengecatan tanki itu dinilai lebih murah dan efisien."Jadi program pewarnaan untuk minyak tanah tidak ada lagi. Kita akan mengecat tangki minyak tanah berwarna merah untuk rumah tangga dan hijau untuk industri. Dengan demikian orang awam akan bisa melihat perbedaannya. Dan ini akan mempermudah pengawasan," kata Widya. Namun Widya tidak mengungkapkan kapan waktu pelaksanaan pengecatan tanki itu. Yang jelas, lanjut Widya, program pewarnaan minyak tanah hanya akan diteruskan sampai kontraknya habis. "Pokoknya semua akan segera dilakukan," tegasnya.Pada kesempatan terpisah, Kepala Hupmas Pertamina Hanung Budya mengatakan, Pertamina akan menjamin keamanan stok BBM hingga Lebaran meski harga minyak dunia terus meningkat. "Kita upayakan stok BBM nasional akan mencapai level 23 hari pada September. Sekarang masih di posisi 22 hari. Masalah keuangan sudah tidak ada masalah lagi," katanya.Pertamina juga akan menambah alokasi di beberpa daerah yang dinilai kritis untuk memenuhi kebutuhan konsumen. "Tapi dari laporan terakhir sudah tidak ada masalah lagi. Kita akan mengubah pola suplai BBM untuk menjamin pasokan BBM ke seluruh daerah," tegasnya.
(qom/)











































