Dolar Perkasa, Saatnya RI Genjot Ekspor

Dolar Perkasa, Saatnya RI Genjot Ekspor

Ramdhania El Hida - detikFinance
Kamis, 31 Mei 2012 16:50 WIB
Dolar Perkasa, Saatnya RI Genjot Ekspor
Jakarta - Dolar AS saat ini sedang terus menguat terhadap rupiah, bahkan hari ini mencapai Rp 9.600/US$. Pengusaha yang tergabung lewat Kadin menilai ini saatnya Indonesia menggenjot ekspor agar nilai perdagangan meningkat.

Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto usai pengukuhan pengurus Kadin Indonesia Komite Brunei di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (31/5/2012).

"Justru kalau rupiah melemah seharusnya ekspor naik. Kan menjadi lebih menarik produk Indonesia, murah. Dan itu harus kita manfaatkan. Kalau mengenai melemahnya rupiah, memang dolar menguat. Jadi, bukan mata uang kita saja yang turun, hampir seluruh negara dimanapun melemah," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi pertumbuhan impor Indonesia yang masih lebih besar dibandingkan ekspornya, Suryo menilai bukan suatu masalah besar. Karena impor Indonesia kebanyakan berupa barang modal yang cukup diimpor sekali.

"Iya memang betul, tapi kan kalau disuruh memilih impor apa ekspor, kalau impor barang modal hanya 1 kali, setelah pabriknya jalan tidak perlu impor lagi. Jadi lebih baik kalau kita bisa ekspor," ujarnya.

Guna menggenjot ekspor tersebut, Suryo menyatakan perlunya diversifikasi target lokasi ekspor di luar Eropa, seperti Afrika dan Timur Tengah.

"Dan harus kita diverifikasilah. Memang negara-negara tujuan itu bias, jangan hanya tergantung misalnya pada Eropa saja. Apalagi Eropa sekarang dalam situasi yang tidak menguntungkan. Karena ini menguntungkan ekspor jadi sebaiknya ekspor kita tingkatkan," tandasnya.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads