Lembaga Bolton Consulting Group (BCG) dalam laporannya menyatakan, kenaikan kekayaan global di 2011 melambat dibandingkan 2010 yang naik 6,8%. Perlambatan tersebut terutama karena ketidakpastian ekonomi global.
"Total jumlah rumah tangga milyuner di 2011 mencapai 12,6 juta di seluruh dunia, naik sekitar 0,9%," demikian isi laporan BCG yang dikutip, Senin (4/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- AS jumlahnya 5,134 juta, turun dari 2010 sebesar 5,263 juta
- Jepang jumlahnya 1,587 juta, turun dari 2010 sebesar 1,640 juta
- China jumlahnya 1,432 juta, naik dari 2010 sebesar 1,239 juta
- Inggris jumlahnya 411 ribu, sama dengan 2010
- Jerman jumlahnya 345 ribu, naik dari 2010 sebesar 320 ribu
- Swiss jumlahnya 322 ribu, naik dari 2010 sebesar 317 ribu
- Italia jumlahnya 270 ribu, turun dari 2010 sebesar 274 ribu
- Taiwan jumlahnya 246 ribu, turun dari 2010 sebesar 247 ribu
- Hong Kong jumlahnya 212 ribu, turun dari 2010 sebesar 209 ribu
- Prancis jumlahnya 200 ribu, turun dari 2010 sebesar 199 ribu
Sementara dari sisi persentase terhadap keseluruhan jumlah penduduk, persentase rumah tangga milyuner di Singapura paling tinggi yaitu 17% dengan nilai kekayaan US$ 1 juta. Kemudian diikuti Qatar 14,3%, Kuwair 11,8%, dan Swiss 9,5%.
Selain itu BCG juga mendata negara yang memiliki jumlah rumah tangga super kaya dengan kekayaan mencapai US$ 100 juta. Berikut daftar negara dengan jumlah rumah tangga super kaya terbanyak di 2011:
- AS dengan jumlah 2.928, turun dari 2010 sebanyak 2.989
- Inggris dengan jumlah 1.125, sama dengan 2010
- Jerman dengan jumlah 807, sama dengan 2010
- Rusia dengan jumlah 686, naik dari 2010 sebanyak 607
- China dengan jumlah 648, naik dari 2010 sebanyak 538











































