Pengusaha Tuding Peternak Naikkan Harga Daging Sapi Seenaknya

Pengusaha Tuding Peternak Naikkan Harga Daging Sapi Seenaknya

Rista Rama Dhany - detikFinance
Selasa, 05 Jun 2012 17:43 WIB
Pengusaha Tuding Peternak Naikkan Harga Daging Sapi Seenaknya
Jakarta -

Para pengusaha pengolahan daging sapi mengkritik tindakan para peternak sapi lokal yang menaikan harga sapi seenaknya. Harga daging sapi lokal (timbang hidup) naik dari Rp 16.000 menjadi Rp 28.000 per Kg.

"Untuk harga berat sapi hidup dari peternak dalam beberapa pekan ini sudah mencapai Rp 28.000 per Kg, harga ini tentunya terlalu besar dan berat bagi kami yang di industri pengolahan daging sapi," kata Seketaris Jenderal Asosiasi Distributor Daging Indonesia (ADDI) Ahmad Hadi, di kantor Kementerian Pertanian, Selasa (5/6/2012).

Menurut Hadi, harga tersebut naik dikarenakan stok daging sapi lokal yang belum bisa memenuhi kebutuhan, sementara stok daging impor langka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tidak keberatan dengan kebijakan pengurangan kuota, asal peternak bisa mensuplai kebutuhan kami dan sesuai standar yang ditetapkan, kami dukung program swasembada sapi, tapi jangan kami juga yang dikorbankan, kami juga tidak ingin swasembada daging Australia di Indonesia," ujarnya.

Bahkan untuk memenuhi permintaan pada semester II-2012 ini, Ketua Komite Daging Sapi Jakarta Raya, Sarman Simanjorang meminta tambahan kuota impor sebesar 50.000 ton.

"Perlu segera diterbitkan tambahan kuota untuk semester II sebesar 50.000 ton agar dapat menstabilkan harga dan adanya ketersedian daging untuk menyambut puasa, Hari Raya Idul Fitri hingga akhir tahun," katanya.

Hal ini diakui oleh Menteri Pertanian Suswono, menurutnya jika harga dagin dari peternak untuk bobot hidup Rp 28.000 per Kg sudah terbilang tinggi.

"Memang saat ini petani kita sedang tersenyum walau belum bisa tertawa karena adanya pengurangan impor daging sapi, tetapi jangan juga menaikan harga seenaknya," kata Suswono.

Menurutnya untuk harga bobot hidup saat daging impor banyak masuk pasar dalam negeri, harga daging lokal untuk bobot hidup Rp 16.000 per Kg. Menurut Suswono, seharusnya harga bobot hidup yang ideal dan seimbang itu Rp 20.000 per Kg.

"Harga paling lumayan paling tidak Rp 20.000 per Kg kalau Rp 28.000 per Kg cukup tinggi, peternak jangan seenaknya juga menaikan harga tetapi kalau ini memang benar, bisa saja harga ini dimainkan para belantik (mafia daging)," tandasnya.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads