Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 05 Jun 2012 18:26 WIB

Gita Wirjawan: Konsumen Indonesia Suka Produk Ilegal

- detikFinance
Jakarta - Pemerintah saat ini tengah berusaha menjaga agar Indonesia tidak dibanjiri oleh barang-barang impor, apalagi yang sifatnya melanggar aturan atau ilegal.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyatakan, sifat konsumen dalam negeri yang sangat suka membeli barang-barang ilegal bakal merugikan Indonesia.

"Jangan sampai kita dibanjiri oleh produk-produk yang melanggar aturan. Harus diingat juga bahwa konsumen Indonesia sangat suka dengan produk-produk ilegal, ini akan merugikan Indonesia," tegas Gita di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (5/6/2012).

Memang pada April kemarin, neraca perdagangan Indonesia defisit akibat nilai impor yang lebih besar ketimbang ekspornya. Ini yang menjadi pekerjaan rumah pemerintah, bagaimana meningkatkan ekspor di tengah kondisi krisis Eropa.

Saat ini, diakui Gita, masih banyak barang-barang impor ilegal yang masuk ke Indonesia. Seperti ribuan makanan yang dikemas dalam produk yang tidak sehat, justru beredar.

"Kita ini tidak anti impor tapi hanya membatasi produk-produk yang tidak benar. Dan untuk melawan itu, kita harus mengkonsumsi produk dalam negeri 60% dari PDB. Apabila kita mengkonsumsi itu akan meningkatkan nilai tambah kita dan menguatkan negara," tutur Gita.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang April 2012 nilai ekspor Indonesia turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sementara impor makin marak. Ini menyebabkan neraca perdagangan Indonesia defisit US$ 641,1 juta.




(dnl/hen)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com